PARUH GAGAK DI MULUTKU

Kisah-kisah sering menjadi inspirasi kekuatan bagi kita. Dan semoga kisah berikut ini tidak sekedar menjadi pelipur lara, namun dapat memotivasi serta membangkitkan kegairahan kita dalam mengingat kebesaran Illahi Rabbi.

Sahabat, burung gagak sering digambarkan sebagai burung pengganggu dan hal-hal yang tidak baik. Namun gagak si pencuri makanan Ibrahim bin Adham tengah berburu dan beristirahat sejenak sambil memakan bekal makanan yang dibawanya, seekor gagak datang menyambar rotinya dan langsung terbang menuju puncak bukit yang cukup tinggi.

Beberapa kali si burung gagak melakukan perbuatan itu, dan karena tertarik Ibrahim bin Adham membuntuti burung gagak tersebut. Tak disangka Ibrahim tiba di suatu tempat yang cukup tersembunyi dan menemukan seorang lelaki terikat kaki dan tangannya dalam keadaan terlentang. Sambil melepaskan ikatan yang membelenggu lelaki tersebut Ibrahim bertanya dan lelaki tersebut menceritakan kisahnya, ‘Sesungguhnya aku ini adalah seorang saudagar. Aku telah dirampok, dipukuli, diikat dan dibuang ke tempat ini. Sudah tujuh hari aku berada disini dan selama itu pula seekor burung gagak datang membawakan roti, membagi roti tersebut dalam bagian-bagian kecil dan meletakkannya dalam mulutku dengan paruhnya.

Sungguh, Allah tidak meninggalkanku dalam keadaan lapar pada hari-hari berat tersebut’.
Sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surah Ath-Thalaaq ayat 3: “Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakinya-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”(chs 0399_gkp)

Sumber : Gubernur Kuli Panggul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s